komunikasi sosial
Judul
Artikel : Komunikasi Sosial dalam sosiologi komunikasi
Buku
: Sosiologi Komunikasi
Penulis : Prof. Dr. H.M. Burhan Bungin,
S.Sos. M.Si
Reviewer : Mareta Dinda Puspita (B75219064)
Review Materi (
dari buku dan berbagai sumber lainnya)
Sosiologi
Komunikasi
Sosiologi
komunikasi memiliki pengertian yaitu suatu ilmu yang mempelajari komunikasi
yang ditinjau dari segi sosiologis dan masyarakat. Adapun definisi menurut
Burhan Bungin ( 2007:31), sosiologi komunikasi adalah suatu ilmu yang
mempelajari tentang ilmu komunikasi dan sudut sosiologis. Pada pembahasannya
sosiologi komunikasi membahas tentang tinjauan sosiologis terhadap komunikasi
baik sebagai aktivitas sosial, interaksi sosial antara individu dengan
individu, individu dengan kelompok, maupun kelompok dengan kelompok.
Secara
komprehensif sosiologi komunikasi mempelajari tentang interaksi sosial dengan
berbagai macam aspek, seperti bagaimana interaksi (komunikasi) itu dilakukan
dengan menggunakan media. Masyarakat yang didorong oleh efek media berkembang
serta kosekuensi sosial macam apa yang ditanggung masyarakat sebagai akibat
dari perubahan yang didorong oleh media masa itu.
Sosiologi
komunikasi memiliki beberapa teori diantaranya : teori evolusi sosial, teori konflik,
teori struktural fungsional, teori interaksionisme simbolik, teori pertukaran,
teori aksi, teori perilaku, dan teori dramaturgis.
Komunikasi
Sosial
Pengertian
Komunikasi
sosial adalah bentuk komunikasi yang terjadi secara langsung antara komunikator
dan komunikan. Melalui komunikasi sosial, masalah – masalah sosial dipecahkan
oleh konsensus. Adapun komunikasi sosial menurut Soerjono Soekanto, komunikasi
adalah bahwa seseorang memberikan tafsiran pada perilakuan orang lain ( yang
berwujud pembicara, gerak – gerak badaniah atau sikap) perasaan – perasaan apa
yang disampaikan kepada orang tersebut. Secara umum komunikasi sosial adalah
setiap orang yang hidup bermasyarakat pasti terlibat dengan yang namanya
komunikasi. Komunikasi dalam masyarakat terjadi antara dua orang atau lebih
yang saling berhubungan satu sama lain sehingga dapat menimbulkan interaksi
sosial.
Komunikasi
sosial setidaknya mengisyaratkan bahwa komunikasi itu penting untuk membangun
konsep diri kita, aktualisasi diri, kelangsungan hidup, memperoleh kebahagiaan,
terhindar dari tekanan dan ketegangan (lewat komunikasi yang bersifat
menghibur) dan mempunyai hubungan dengan orang lain.
Unsur
– unsur komunikasi sosial
Yang
pertama Komunikator peran
komunikator disini sebagai pengirim atau pemberi informasi kepada individu atau
kelompok. Kemudian adanya Pesan disini
sebagai obyek atau sesuatu yang disampaikan oleh komunikator kepada individu
atau kelompok lain. Yang ketiga adanya Media
memiliki peran sebagai fasilitator pesan berupa visual, verbal, non verbal,
lisan, maupun tulisan. Tanpa adanya media kemungkin pesan itu tidak bisa
tersampaikan. Selanjutnya Komunikan,
komunikan adalah orang yang menerima pesan atau informasi yang telah disampaikan oleh komunikator
tersebut. Yang terakhir adalah Feedback respon
dari komunikan yang ditimbulkan oleh adanya pesan yang telah disampaikan
tersebut.
Bentuk – bentuk komunikasi sosial
·
Asosiatif
(kerja sama) dianggap sebagai media atau alat yang
digunakan agar dapat menjalin hubungan dengan baik antara individu atau
kelompok yang telah menerima pesan dari komunikator.
·
Akomodasi
komunikasi
sosial yang disampaikan dengan keadaan atau situasi yang sedang berlangsung
ketika informasi disampaikan kepada komunikan.
·
Asimilasi
dalam
komunikasi sosial yang teradi pada bentuk asimilasi ini lebih ditekankan pada
suatu hasil dari hubungan interaksi yang terjadi antara individu maupun
kelompok.
·
Disosiatif
hampir
sama dengan asosiatif namun disosiatif lebih menjurus pada bentuk komunikasi
sosial yang terjadi dan sesuai dengan adat atau norma yang ada dalam
masyarakat.
Fungsi komunikasi sosial
1. Sebagai
sarana pertukaran informasi yang
dapat dilakukan berbagai macam – macam media komunikasi.
2. Sebagai
sarana bersosialisasi, pada saat
kita bersosialisasi kita dapat memberikan informasi kepada siapa saja pada
lingkungan sekitar.
3. Komunikasi
sebagai pemecah masalah dan memberikan alan keluar untuk menyelesaikan masalah tersebut.
4. Juga
berfungsi sebagai pengambilan keputusan
dengan tuuan agar apa yang telah direncanakan diadalkan dapat berjalan dengan
baik dan efektif maka diambilah sebuah keputusan.
5. Ketika
kita bersosialisasi dengan orang lain atau dilingkungan sekitar tanpa disadari
kita dapat menambah pengetahuan dari
cara berkomunikasi tadi.
6. Dengan
adanya komunikasi kita bisa memberikan
penjelasan dan motivasi kepada semua orang.
Manfaat komunikasi sosial
Pada
umumnya semua orang membutuhkan komunikasi sosial. Karena, manusia diciptakan
sebagai makhluk hidup yang saling berinteraksi satu sama lain. Dan komunikasi
sosial sangat diperlukan oleh siapapun dari semua kalangan.
Keseimpulan
Kesimpulan
dari komunikasi sosial interaksi antara orang – orang atau kelompok sikap dan
dimaksudkan untuk mempengaruhi perilaku orang dan kelompok dalam suatu
organisasi seperti yang diakatakan oleh Oteng
Sutisna (1989). Dan komunikasi itu penting dalam hal apapun baik bagi
individu dan kelompok.
Komentar
Posting Komentar